Skip to main content

Kelangkaan Pertalite di Seluma Diduga Akibat Praktik Pengepul BBM Ilegal

Kelangkaan Pertalite di Seluma Diduga Akibat Praktik Pengepul BBM Ilegal. Rabu (18/12)

 

Seluma, Siberbengkulu.co -- Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Seluma mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi, terutama jenis Pertalite. Diduga, kelangkaan ini terjadi akibat ulah pengepul BBM ilegal yang memanfaatkan kendaraan roda dua dengan tangki besar sebagai modus operandi, Rabu (18/12). 

Hijazi (46) seorang warga Kabupaten Seluma, mengungkapkan bahwa belakangan ini ia melihat sepeda motor bertangki besar mendominasi antrean pengisian BBM di SPBU Tais Seluma. Kendaraan-kendaraan seperti Suzuki Thunder 125, Megapro, Honda Tiger, hingga sepeda motor dengan tangki modifikasi sering terlihat mengantri sejak pagi, bahkan sebelum SPBU buka. Keberadaan motor-motor tersebut sangat mencolok, sementara motor bebek atau matic hampir tidak terlihat di antrean.

"Sering saya perhatikan, setelah mengantri dan mendapatkan BBM, motor-motor bertangki besar ini langsung kembali mengantri lagi. Orangnya yang itu-itu saja," ujar Hijazi. 

Hal ini menyebabkan antrean panjang dan masyarakat yang berhak atas BBM subsidi menjadi kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar.

Menurutnya, hal ini merupakan praktik pengepul BBM yang membeli Pertalite bersubsidi untuk dijual kembali dengan harga lebih mahal. Ia menilai bahwa BBM subsidi, yang seharusnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas, justru dirampas oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab.

Hijazi juga mengungkapkan bahwa pihak pengelola SPBU untuk segera mengambil langkah tegas dengan menerapkan aturan yang berlaku agar kelangkaan BBM tidak terus terjadi. 

"Seharusnya ini menjadi perhatian pengelola SPBU, karena BBM subsidi seharusnya bisa dinikmati masyarakat banyak, bukan hanya segelintir orang saja," tambahnya.

Selain itu, Hijazi berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Seluma, dapat segera melakukan penyelidikan terkait dugaan praktik penimbunan BBM dengan modus kendaraan roda dua bertangki besar. Ia khawatir jika dibiarkan, para pengepul BBM akan semakin menguasai SPBU dan merugikan masyarakat luas.

"Sangat meresahkan. Harus ada tindakan dari pihak kepolisian untuk menyelidiki dan menindak para pengepul BBM ilegal ini," tutupnya. 

 

Reporter: Suripno 

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...