Skip to main content

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Sekprov Bengkulu: Pancasila Adalah Ideologi

Tepat pada 1 Oktober merupakan momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh hati ini, Minggu (1/10)./ (Siberbengkulu.co/ foto: Lentera)

 

Bengkulu , Siberbengkulu.co -- Tepat pada 1 Oktober merupakan momentum Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh hati ini, Minggu (1/10). Pada moment tersebut Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar upacara bendera.

Upacara yang diikuti para pejabat hingga pelajar ini digelar di halaman kantor Gubernur Bengkulu. 

Bertindak sebagai inspektur upacara Pj. Sekprov Bengkulu, Nandar Munadi, yang mengatakan Pancasila merupakan sebagai sebuah ideologi. 

Nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dapat diimplementasikan dalam kehidupan, sehingga menciptakan perasaan berbangsa dan bernegara.

Upacara hari Kesaktian Pancasila sebagai rasa syukur terhadap bangsa dan negara. Pancasila sebagai ideologi negara yang harus dipertahankan,” ujar Pj. Sekprov, Nandar Munadi. 

Selain itu, Nandar juga meminta agar momentum Hari Kesaktian Pancasila ini peran generasi muda sebagai penerus bangsa harus membangun rasa nasionalisme dan jiwa patriotisme. 

Membangun perasaan berbangsa dan bernegara agar tercipta dan terjaminnya rasa toleransi terhadap perbedaan. 

Yang paling penting bagaimana kita melaksanakan nilai-nilai terkandung dalam Pancasila sehingga menimbulkan perasaan berbangsa dan bernegara lebih tentram dan aman, saling menghargai dan toleransi berjalan, terjaminnya kesatuan dan persatuan bangsa," tambah Nandar Munadi.

Selain itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Moch. Redhwan Arif berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat membangkitkan rasa kebangsaan dan menjaga stabilitas keamanan. 

"Harapannya kita sama-sama membangkitkan rasa kebangsaan dan rasa cinta terhadap bangsa serta bertanggung jawab menjaga stabilitas dan keamanan di daerah masing-masing sesuai dengan kapasitas," papar Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu. 

 

Editor: Arif Dwi Septian

Reporter : Lentera Nindya M 

 

 

Baca juga ...