Suharto: Kawal Kemenangan Pilpres Prabowo-Gibran Menuju Indonesia Maju
Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Walau hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2024, belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rapat plenonya, namun pasangan calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming Raka, diyakini akan menang, baik secara nasional maupun di Provinsi Bengkulu khususnya.
“Mengacu pada data yang ada, diyakini tinggal menunggu legalitas berupa pleno-pleno dari KPU. Untuk capaian seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya yakni 70 persen di Provinsi Bengkulu,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Bengkulu, H. Suharto, SE, MBA dalam keterangannya di gedung DPRD Provinsi pada Kamis (07/03).
Menurut Suharto, semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat se-Provinsi Bengkulu kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina partai Gerindra ini, tidak lepas kedatangannya untuk berkampanye secara khusus ke Bengkulu.

Dengan itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu ini menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada masyarakat, pihak penyelenggara, pengawas dan aparat keamanan serta insan pers, atas capaian yang telah diraih, berkat kerja keras dari partai pengusung, pendukung dan tim pemenangan se Provinsi Bengkulu.
“Alhamdulillah, kami bangga sekaligus bersyukur atas tingginya antusiasme masyarakat se Provinsi Bengkulu kepada bapak dan guru kami. Apalagi perjuangan kita tidak kali ini saja, tetapi sejak pertama kali pencalonan beliau (Pak Prabowo,red) menjadi Capres, dan baru dalam Pilpres ini Insya Allah terwujud,” haru Suharto.
Lebih lanjut politisi yang telah lama melintas di dunia perpolitikan ini mengemukakan, dengan data internal yang ditunjang hasil real count serta quick count sekarang, sudah menjadi kewajiban untuk memikirkan untuk mengawali hingga penetapan pleno dari KPU mulai dari tingkat daerah hingga sampai ke pusat nanti.
“Kami selaku kader dari Fraksi Gerindra ini sudah satu komando. Terlebih lagi ketika mendapatkan perintah, akan dikawal hingga selesai atau bapak kita dilantik. Makanya dari awal kami sudah siap dengan keberadaan Saksi-saksi berlapis, dan memanfaatkan informasi teknologi (IT),” demikian tutup Suharto. (Adv)
Editor: Arif Dwi Septian
- 250074 views
