Skip to main content

Warga Kepahiang yang Tenggelam di Pulau Baai Ditemukan Tak Bernyawa

Keluarga korban saat menunggu jenazah dibawa ke rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang, Sabtu (21/12). Foto: Ibnu/Siberbengkulu.co

 

Kepahiang, Siberbengkulu.co -- Setelah dua hari pencarian intensif, Andika (21), warga Kepahiang yang tenggelam di perairan Pulau Baai, Kota Bengkulu, akhirnya ditemukan pada Sabtu (21/12) pagi. 

Sayangnya, Andika ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Putra sulung dari Dwi Markus ini ditemukan setelah hilang selama dua hari sejak tenggelam pada Kamis (19/12).

Korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan di sekitar perairan Pulau Baai setelah pencarian intensif sejak pagi hari. Jenazah Andika kini telah dibawa ke rumah duka yang berlokasi di Kelurahan Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang, untuk segera dimakamkan. 

"Jenazah ditemukan subuh tadi dan sekarang sudah dalam perjalanan menuju rumah duka di Kepahiang," ujar Mailin Putri (34), tetangga korban.

Kejadian tragis ini bermula ketika Andika bersama Ilham (17), pelajar SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, berenang di perairan Pulau Baai pada Kamis (19/12) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Mereka semula hanya berniat berenang di pinggiran perairan dekat kapal tongkang karam. Namun, karena cuaca ekstrem dan arus deras, keduanya terseret hingga ke tengah laut.

Ilham berhasil menyelamatkan diri setelah berjuang berenang ke tepian. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera memberikan pertolongan kepada Ilham. Namun, nahas, Andika tidak berhasil ditemukan hingga dua hari kemudian.

"Saya berusaha berenang ke tepian, tapi Andika tidak tahu ke mana," ujar Ilham dengan penuh penyesalan setelah kejadian tersebut.

Tim SAR gabungan bersama relawan dan pihak keluarga telah melakukan pencarian selama dua hari dua malam. Kondisi cuaca ekstrem dengan ombak besar menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama dalam kondisi cuaca buruk. Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Kepahiang atas kepergian Andika yang dikenal sebagai sosok baik di lingkungan tempat tinggalnya.

 

Reporter: Ibnu Hajar 

Editor: M Ichfan Widodo 

Baca juga ...