Gelar Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas TCK-EMT, Ini Keterangan Kadis Herwan Antoni
Bengkulu, Siberbengkulu.co -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menggelar Kegiatan Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Cadangan Kesehatan-Emergency Medical Team (TCK-EMT) dalam Penanggulangan Krisis Kesehatan dan Ketahanan Kesehatan di Hotel Mercure Bengkulu Rabu (22/02/24) malam kemarin.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu H. Herwan Antoni, SKM., M.Kes., M.Si., mengatakan, "kita mendapatkan kepercayaan dari Kementerian kesehatan khususnya dari pusat kesehatan untuk menjadi tuan rumah melaksanakan pertemuan regional pemberdayaan dan peningkatan Kapasitas Tenaga Cadangan Kesehatan-Emergency Medical Team (TCK-EMT). Karena Provinsi Bengkulu ditunjuk tentu kita ucapkan terimakasih kepada Kemenkes telah diberikan kepercayaan ini," ujarnya.
"Memang untuk krisis kesehatan cukup aktif dalam nasional. Bagaimana krisis kesehatan itu ditangani, sebenarnya struktur sudah kita bentuk dimasing-masing Kabupaten/Kota. Sekarang tinggal kita tingkatkan kapasitasnya melalui penyiapan angkutan, penyiapan tim ini betul-betul mengetahui peran dan tugasnya serta mempunyai kemampuan baik dari segi pengetahuannya termasuk dari keterampilan," ucapnya.

"Karena mempersiapkan tim ini dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadi krisis kesehatan adalah sesuatu yang terjadi masalah-masalah kesehatan baik itu bencana maupun non bencana," tambahnya.
Lanjutnya, tentu akan berdampak pada kesehatan, oleh karena itu kita siapkan tim yang tugasnya dalam upaya mitigasi, artinya mengurangi resiko terhadap kejadian bencana karena Bengkulu zona merah di seluruh Kabupaten/Kota berpotensi terjadinya bencana. Sehingga kita bentuk tim ini di seluruh Kabupaten/Kota.
"Tim ini adalah keterpaduan ada tim medis, dokter, perawat, serta tim yang lain maupun relawan. Kemudian tim ini memberikan edukasi kepada masyarakat melalui peran-peran pemberdayaan, serta mensosialisasikan," lanjutnya.
Harapan kita dari kegiatan ini, sejak awal pertemuan kita siapkan tim ini, agar mereka betul-betul siap menghadapi nanti kemungkinan bencana dan mereka bisa bekerja menggunakan perannya, baik edukasi termasuk menangani bencana serta pemulihan kesehatan.
"Karena kesehatan ini sangat komplek, ketika terjadi bencana dampak kesehatan ini yang paling berat yang harus ditangani dengan segera. Sehingga nanti dengan adanya tim ini kita siaga bencana apabila kemungkinan bencana responnya cepat, ketika dibutuhkan mereka siap menjalankan tugasnya," tutupnya.
Editor: Arif Dwi Septian
Penulis: Muldianto
- 250068 views
