Skip to main content

Pembangunan Cytotoxic Drug Cabinet RSUD Mukomuko, Kontraktor Utamakan Kualitas Teknis

Pembangunan Cytotoxic Drug Cabinet RSUD Mukomuko, Kontraktor Utamakan Kualitas Teknis

 

Mukomuko, Siberbengkulu.co — Pembangunan gedung Cytotoxic Drug Cabinet di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mukomuko terus berjalan dan saat ini tengah memasuki tahap pengerjaan fisik. Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, khususnya di bidang onkologi.

Pantauan di lapangan menunjukkan, pembangunan gedung yang menelan anggaran lebih dari Rp1,16 miliar ini dikerjakan oleh CV Nawasena Rafflesia Konstruksi dengan pengawasan teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko.

Direktur RSUD Mukomuko dr. Syafriadi menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan biasa, melainkan bagian dari upaya serius pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kemoterapi dan pengelolaan obat-obatan sitotoksik yang aman dan sesuai standar medis nasional.

“Prosesnya berjalan secara transparan dan akuntabel. Para pekerja diwajibkan menggunakan atribut keselamatan kerja (K3), dan di lokasi juga sudah dipasang papan informasi proyek sebagai bentuk keterbukaan kepada publik,” ujar dr. Syafriadi.

Ia menjelaskan, desain dan rancangan bangunan tersebut telah melalui proses verifikasi dari Kementerian Kesehatan, sehingga seluruh material dan sistem kerja yang diterapkan telah memenuhi standar kualifikasi medis nasional.

Jika nantinya selesai dan mulai dioperasikan, Ruang Cytotoxic Drug Cabinet akan difungsikan sebagai tempat pencampuran serta penanganan obat-obatan sitotoksik (kemoterapi), sekaligus ruang kerja tenaga medis yang dilengkapi sistem keamanan tinggi terhadap paparan bahan kimia berbahaya.

Selain itu, keberadaan gedung ini akan menjadi penunjang layanan onkologi berstandar nasional serta alternatif pelayanan lokal bagi pasien kanker yang selama ini harus dirujuk ke Padang atau daerah lain karena keterbatasan fasilitas di Mukomuko.

“Pembangunan ruang ini adalah langkah maju bagi peningkatan layanan kesehatan di tingkat daerah. Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Mukomuko tak perlu lagi dirujuk jauh ke luar kota untuk mendapatkan layanan kemoterapi,” tambahnya.

Harapan besar juga datang dari masyarakat, Joko warga Mukomuko, mengaku proyek ini sangat dinantikan.

“Kalau bisa cepat selesai, bagus. Selama ini kalau ada warga yang butuh kemoterapi pasti dirujuk ke Padang. Capek, mahal, dan makan waktu. Kalau sudah ada di RSUD sini, kami lebih terbantu,” ujarnya.

Warga menilai, pembangunan ini bukan proyek dadakan atau proyek gelap, melainkan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Mukomuko yang sangat diharapkan masyarakat, terutama keluarga pasien penyakit berat.

Sementara itu Robet, selaku kontraktor pelaksana dari CV Nawasena Rafflesia Konstruksi, memastikan pihaknya berkomitmen memberikan hasil pekerjaan terbaik.

“Proyek ini mendapat pengawasan dari PUPR. Kami menggunakan material berkualitas dan memastikan setiap tahap memenuhi standar teknis yang berlaku. Harapan kami, gedung ini nantinya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Mukomuko,” tutupnya. (JFS)

 

Baca juga ...